02

Konsep waktu dalam sejarah mencakup empat unsur sebagai berikut.

1) Perkembangan

Perkembangan terjadi jika masyarakat mengalami pergerakan berturut-turut dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Hal ini menyebabkan perubahan pada masyarakat sederhana ke masyarakat yang ‘lebih kompleks.

2) Kesinambungan

Kesinambungan terjadi apabila masyarakat tetap menggunakan atau mengadopsi kebiasaan-kebiasaan lama.

3) Pengulangan

Pengulangan terjadi jika peristiwa pada masa lalu terulang kembali pada masa kini dan memiliki pola yang sama persis.

4) Perubahan

Perubahan’terjadi jika masyarakat mengalami pergeseran dan perkembangan. Tetapi, perkembangan yang dimaksud adalah perke’mbangan secara besarbesaran dan dalam waktu yang singkat.

b. Hubungan Manusia dengan Sejarah

Menurut Kuntowijoyo, sejarah selalu mengkaji manusia, bukan alam ataupunbinatang. Keberadaan alam ataupun hal lain hanya berfungsi sebagai salah satu faktor penentu yang memengaruhi sejarah manusia. Manusia dan sejarah memiliki keterkaitan yang erat.

2. Kehidupan Manusia dalam Perubaha dan Keberlanjutan

Konsep lain dalam sejarah adalah Perubahan dan keberlanjutan. Perubahan dapat diartikan sebagai gejala yang biasa terjadi dalam setiap masyarakat, Cepat atau lambat, manusia atau masyarakat akan mengalami perubahan. Perubahan dalam masyarakat akan terus berlangsung seiring dengan petjalanan waktti. Masyarakat disebut mengalami perubahan apabila dalam kehidupannya terjadi gerak secara berturut-turut dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain. Perubahan sendiri dapat terjadi secara cepat ataupun lambat. Contoh perubahan misalnya wilayah-wilayah yang berada pada jalur sutra pada masa lalu. Jalur sutra adalah jalur perdagangan utama dan terbesar antara Asia dan Eropa. Sebenarnya jalur ini merupakan jalur yang tandus, gersang, banyak tebing, jurang, dan batu terjal. Tetapi penduduk sekitar menyediakan tempat persinggahan dan pasar. Hal inilah yang menyebabkan jalur sutra yang awalnya kota kecil serta tandus berubah menjadi kota ramai yang digunakan sebagai ialur perdagangan. Tetapi, pada abad ke~18 jalur ini mulai sulit dilalui karena banyak perampok dan perang antarwilayah. Oleh sebab itu, para pedagang mengubah jalur perdagangan menjadi jalur laut. ‘

Terjadinya perubahan pada manusia tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi memerlukan proses dan rentang waktu yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa faktor penentu perubahan dalam kehidupan manusia.

a. Faktor Intern

Faktor ini berasal dari manusia itu sendiri. Faktor intern meliputi beberapa hal berikut ini. ‘

1) Perubahan penduduk. Perubahan penduduk di sini adalah bertambah dan berkurangnya jumlah penduduk yang disebabkan oleh kelahiran dan kematian. Akibatnya terjadi pembahan dalam struktur masyarakat, seperti munculnya berbagai profesi dan. kelas sosial

2) Penemuan baru. Seiring dengan perkembangan zaman, maka penemuan baru pun bermunculénPenemuan ini antara lain sebaga’ berikut.

a) Discovery merupakan suatu penemuan unsur kehidupan baru oleh individu maupun suatu kelompok

b ) Invention merupakan bentuk pengembangan dari discovery yéng telah diterapkan atau digunakan dalam masyarakat. Inovasi merupakan proses Pembaruan yang menghasilkan bentuk baru yang lebih efektif dan efisien dari sebelumnya.

Dengan penemuan baru, maka terjadi perubahan pada hidup manusia. Kamu sendiri juga pasti telah merasakan perubahan dalam hidupmu karena beberapa penemuan baru yang ada, bukan?

Gambar 1.1 Perkembangan handphone .

3) Konflik dalam masyarakat.
Konflik akan memengaruhi kehidupan antar masyarakat, bahkan negara. Konflik ini akan menyebabkan perubahan yang sangat signifikan dalam kehidupan masyarakat.

4) Pemberontakan. Pemberontakan merupakan perjuangan untuk mencapai perubahan. Faktor ini dapat ményebabkan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

b. Faktor Ekstern

Faktor ini berasal dari luar kehendak manusia itu sendiri untuk berubah. Perubahan tersebut secara langsung maupun tidak langsung karna pengaruh dari luar. Berikut ini faktor ekstern yang
menyebabkan perubahan.

1) Kondisi alam. Manusia sendiri hidup dengan bergantung pada alam. Apabila alam yang menyediakan sumber makanan habis, maka hal ini akan berdampak pada kehidupan manusia itu sendiri.

2) Peperangan. Perang yang terjadi antar negara sangat berpengaruh bagi negara yang terlibat perang. Masyarakat yang mengalami perubahan adalah masyarakat yang kalah dalam perang.

3) Pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Kebudayaan baru yang datang biasanya akan memengaruhi pada masyarakat yang bersangkutan. Interaksi antar kedua kebudayaan akan memicu timbulnya akulturasi, asimilasi, konflik, dan sebagainya.

c. Faktor Penghambat Perubahan

Terdapat beberapa faktor yang menghambat perubahan dalam masyarakat, yaitu sebagai berikut.

1) Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat. Hal ini terjadi pada masyarakat yang terasing dari dunia luar. Contohnya, sebuah suku yang tinggal di pedalaman akan sulit untuk berubah karena kurangnya pengetahuan mengenai dunia luar.

2) Sikap masyarakat tradisional yang masih mempertahankan tradisi lama yang dimiliki.

3) Kurangnya berhubungan dengan masyarakat lain. Hal ini akan menghambat pula ilmu pengetahuan yang dldapatkan oleh masyarakat tersebut:

4) Hambatan yang bersifat ldeologis.

5) Adat dan kebiasaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
Buka Chat
Perlu Penjelasan?
Hallo Siswa/i SMAN 1 Sinaboi?
Apa yg bisa kami Bantu ?